Regulasi

Rupiah Kembali Menguat ke Rp1.450 terhadap dolar, Tadi Malam

krus rupiah hari ini

Jakarta, Memo

Mata uang Indonesia, kembali menguat dan naik 20 poin di penutupan tadi malam, pada angka Rp14.450 terhadap dolar AS, dibanding sebelumnya, yakni Rp14.470. Tingkat inflasi 2018 yang memenuhi target yang ditetapkan pemerintah sebesar 3,5 persen, dengan penyimpangan 1 persen, adalah salah satu alasan apresiasi rupiah.

Pengamat pasar uang , Rully Nova dari Bank Woori Saudara Indonesia. “Inflasi yang terkendali akan mampu menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari sebelumnya mencatat bahwa tingkat inflasi pada Desember 2018 mencapai 0,62 persen, turun dari 0,71 persen pada bulan yang sama tahun sebelumnya,

Inflasi Desember 2018 membawa inflasi kalender dari Januari hingga Desember 2018 menjadi 3,13 persen dan inflasi year-on-year menjadi 3,13 persen. Nova menambahkan bahwa apresiasi rupiah juga disebabkan oleh sentimen negatif terhadap dolar AS.

“Dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang global karena agen pasar berhati-hati dalam menanggapi kebijakan Fed yang cenderung dovish,” katanya.

Ekonom Ahmad Mikail dari Samuel Sekuritas mengungkapkan bahwa penutupan sebagian pemerintah AS juga telah meningkatkan harapan publik bahwa ekonomi AS akan melambat pada 2019.

“Itu adalah salah satu faktor yang mendorong agen pasar untuk menempatkan uang mereka dalam yen Jepang sebagai aset safe haven. Apresiasi yen memiliki dampak positif pada rupiah,” tambahnya. (ed )

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Popular

Copyright © 2018 Memo Wirausaha | www.memo.co.id

To Top